Close
Diabetes 28/10/2020

Apakah Diabetes Menurun dan Bagaimana Mencegahnya?

Apakah Diabetes Menurun dan Bagaimana Mencegahnya?

Medically Reviewed by: dr. Laurencia Ardi, M. Gizi, AIFO-K - Healthcare Communicator Kalbe Nutritionals

Pertanyaan "apakah diabetes menurun" seringkali muncul, terutama jika ada anggota keluarga dengan riwayat penyakit tersebut. Jawaban untuk pertanyaan ini tidak sederhana, karena diabetes adalah kondisi kompleks dan risiko penurunannya sangat bergantung pada tipenya.

Memahami bagaimana riwayat keluarga memengaruhi risiko Anda adalah langkah pertama untuk melakukan pencegahan sejak dini atau membantu diagnosis lebih awal untuk mencegah komplikasi. Mari kita bedah satu per satu.

Apakah Diabetes Tipe 1 Diturunkan?

Diabetes Tipe 1 adalah penyakit autoimun. Ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang dan menghancurkan sel-sel sehat di pankreas yang memproduksi insulin.

  • Bukan Diturunkan Langsung: Seseorang tidak mewarisi diabetes tipe 1 secara langsung. Namun, mereka dapat mewarisi kerentanan genetik (predisposisi) untuk mengembangkannya.

  • Faktor Pemicu: Faktor genetik ini membuat seseorang lebih rentan, dan dibutuhkan faktor pemicu lain dari lingkungan untuk "mengaktifkan" penyakit ini.

  • Faktor Pemicu Lainnya: Menurut American Diabetes Association (ADA), pemicu ini bisa berupa:

    • Virus: Beberapa virus diduga dapat mengaktifkan autoimun ini, seperti campak atau gondong.

    • Iklim: Diabetes tipe 1 lebih sering terdiagnosis di iklim dingin.

    • Pola Makan Awal: Bayi yang disusui ASI cenderung memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe 1.

Apakah Diabetes Tipe 2 Diturunkan?

Ini adalah tipe diabetes yang paling umum. Jawaban untuk tipe ini berbeda: Ya, diabetes tipe 2 memiliki faktor keturunan yang jauh lebih kuat.

Seseorang yang memiliki orang tua atau saudara kandung dengan diabetes tipe 2 memiliki risiko yang jauh lebih tinggi untuk juga menderitanya.

  • Peran Kunci Gaya Hidup: Meskipun faktor genetiknya kuat, para ahli sepakat bahwa gaya hidup adalah pemicu (trigger) paling signifikan.

  • Genetik + Gaya Hidup: Anda mungkin mewarisi "kerentanan" genetik, tetapi gaya hidup Anda (pola makan dan aktivitas fisik) adalah faktor penentu apakah kerentanan itu akan berkembang menjadi penyakit atau tidak.

Faktor risiko gaya hidup terbesar untuk diabetes tipe 2 meliputi:

  • Berusia 45 tahun atau lebih

  • Kelebihan berat badan atau obesitas

  • Gaya hidup sedentari (malas gerak)

  • Kadar kolesterol dan tekanan darah tinggi

  • Riwayat penyakit kardiovaskular

Bagaimana dengan Diabetes Gestasional?

Diabetes gestasional terjadi selama kehamilan dan biasanya hilang setelah melahirkan. Namun, ini adalah sinyal peringatan. Perempuan yang mengalami diabetes gestasional umumnya memiliki riwayat keluarga diabetes (biasanya Tipe 2) dan mereka memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes Tipe 2 di kemudian hari.

 

Cara Mengurangi Risiko Keturunan Diabetes

Inilah kabar baiknya: Meskipun Anda tidak bisa mengubah genetik Anda, Anda sangat bisa mengontrol faktor gaya hidup, terutama untuk diabetes Tipe 2.

Para peneliti belum menemukan cara pasti untuk mencegah diabetes Tipe 1. Namun, untuk diabetes Tipe 2, pencegahan sangat mungkin dilakukan.

Beberapa pencegahan aktif yang bisa dijalankan:

Menjaga Berat Badan Ideal 

Ini adalah yang paling penting. Bagi yang kelebihan berat badan, mengurangi 5-7% saja dari berat awal sudah terbukti menurunkan risiko diabetes secara drastis.

Tetap Aktif Bergerak 

Gaya hidup sedentari adalah musuh utama. Targetkan setidaknya 150 menit latihan aerobik intensitas sedang (seperti jalan cepat) atau 75 menit latihan kekuatan setiap minggu.

Menerapkan Pola Makan Sehat dan Seimbang 

Fokus pada pola makan yang kaya buah, sayuran segar, serat, dan gandum utuh (whole grains). Hindari minuman manis dan kurangi karbohidrat olahan. Pola makan sehat membantu Anda menjaga berat badan dan mencegah lonjakan gula darah.

Diabetasol: Selalu Hadir untuk Anda #StandbByYou

Mengetahui bahwa risiko diabetes bisa menurun memang bisa membuat cemas. Namun, kabar baiknya, terutama untuk diabetes Tipe 2, Anda memegang kendali terbesar atas faktor gaya hidup.

Menerapkan pola makan sehat dan seimbang adalah fondasi utama pencegahan. Diabetasol memahami bahwa perjalanan ini membutuhkan komitmen dan dukungan.

Di saat Anda membutuhkan dukungan nutrisi yang lengkap dan seimbang untuk melengkapi pola makan sehat Anda, Diabetasol Milk hadir untuk mendampingi. Sebagai nutrisi lengkap dan seimbang untuk kontrol gula darah, Diabetasol Milk mengandung Isomaltulosa, karbohidrat lepas lambat dengan Indeks Glikemik rendah sehingga membantu menjaga gula darah Anda tetap stabil setelah dikonsumsi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gaya hidup sehat dan pilihan nutrisi yang sesuai, kunjungi artikel Diabetasol lainnya. Jelajahi produk Diabetasol yang dapat mendukung kebutuhan nutrisi Anda, atau hubungi tim kami melalui Halaman Kontak untuk konsultasi lebih lanjut. 

Jangan lupa untuk cek risiko diabetes Anda sekarang melalui tautan ini dan ambil langkah pencegahan sejak dini. Diabetasol hadir dengan solusi praktis untuk kontrol gula darah, melalui rangkaian nutrisi pilihan yang bisa mendukung perjalanan hidup lebih sehat. 

Karena kamu #PunyaDia, kamu tetap bisa #BahagiaBarengDia dan mengontrol gula darah. Hanya Diabetasol yang selalu bisa #StandByYou..

Sumber : 

medicalnewstoday.com

healthline.com

 


Konsultasi Diabetes

Konsultasi Diabetes

Temukan solusi bersama ahli.