Lawan Corona, Bolehkah Diabetesi Minum Jamu?
Close
Diabetes 22/05/2020

Lawan Corona, Bolehkah Diabetesi Minum Jamu?

Lawan Corona, Bolehkah Diabetesi Minum Jamu?

Judul: Lawan Corona, Bolehkah Diabetesi Minum Jamu?

Penulis: dr. Reza Fahlevi

Keyword: jamu untuk diabetes

Short desc: Banyak cara dilakukan diabetesi untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Salah satunya dengan minum jamu. Bolehkah diabetesi konsumsi jamu?

Sudah menjadi rahasia umum kalau mereka yang memiliki kondisi medis serius, termasuk diabetes, berisiko lebih tinggi terinfeksi virus corona. Itu sebabnya, usaha meningkatkan sistem imun tubuh penting dilakukan diabetesi. 

Apakah salah satunya dengan minum jamu? Apakah minum jamu untuk diabetes boleh dalam medis?

Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan Minum Jamu

Sebenarnya, ada banyak cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Misalnya, tidur cukup, mengelola stres, makan dalam porsi seimbang, dan juga berolahraga secara teratur.

Di sisi lain, manfaat jamu sudah sejak lama dipercaya untuk menjaga kesehatan. Bahkan, minuman herbal tersebut saat ini kembali ‘naik daun’ di masyarakat sebagai cara lain untuk menjaga daya tahan tubuh dari COVID-19.

Artikel lainnya:

Secara umum, jamu adalah ramuan yang terdiri dari bahan-bahan alami, seperti bagian dari tumbuhan, daun-daunan, kulit batang tumbuhan, dan buah-buahan.

Sebutan jamu digunakan untuk menjelaskan obat herbal tradisional yang dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit. ‘Resep’ ini telah dipercaya oleh masyarakat secara turun-temurun mempunyai khasiat yang baik bagi kesehatan, bahkan menyembuhkan penyakit.

Beberapa jenis bahan-bahan alami yang kerap digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah jahe, kunyit, temulawak, kunyit, dan kencur. Beberapa ramuan jamu bahkan mencampur dua atau lebih bahan untuk mendapatkan manfaat lebih maksimal.

Ramuan herbal alami ini diketahui mengandung banyak sekali zat antioksidan dan antikuman yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sekaligus mencegah infeksi corona.

Temulawak, misalnya, memiliki kandungan kurkumin bisa membantu daya tahan tubuh Anda. Selain temulawak, kurkumin juga ditemukan dalam temulawak dan jahe.

Namun demikian, perlu diingat bahwa walaupun sudah minum jamu, tindakan pencegahan lainnya tetap perlu dilakukan untuk mencegah virus corona. Antara lain, menjaga jarak, mencuci tangan sesering mungkin, menghindari keluar rumah, dan menggunakan masker saat pergi keluar rumah tetap harus dilakukan.

Amankah Konsumsi Jamu bagi Penderita Diabetes?
Di tengah merebaknya penularan virus corona, kelompok diabetesi saat ini tentunya sedikit banyak merasa khawatir. Penyakit diabetes membuat seseorang memiliki daya tahan tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan orang sehat. 

Artikel lainnya:

Selain lebih rentan terinfeksi, diabetesi juga akan menjalani proses penyembuhan yang lebih sulit dibandingkan orang normal. Tapi, Anda tidak perlu terlalu risau. Hal tersebut bisa dihindari jika kadar gula darah terkontrol dengan baik. 

Jika diabetesi melakukan kontrol gula darah dengan baik melalui menjaga kadar gula darah dengan obat /insulin, olahraga teratur, serta rutin periksa ke dokter, sebenarnya risiko mengalami infeksi berat, termasuk COVID-19, dapat ditekan. 

Selain itu, mengatur pola makan yang seimbang serta minum susu untuk diabetes yang juga penting untuk pemenuhan nutrisi  diabetesi. Saat nutrisi terpenuhi dengan baik, daya imun juga akan terjaga.

Jadi, bolehkah diabetesi meminum jamu? Tentu saja jawabannya boleh. Akan tetapi, Anda perlu ingat bahwa terkadang jamu—apalagi yang sudah ada dalam kemasan—ditambahkan dengan gula agar rasanya lebih enak. 

Nah, hal inilah yang perlu diperhatikan para diabetesi. Hindari konsumsi jamu yang mengandung kalori, misalnya jamu yang ditambahkan gula/madu atau jamu yang terbuat dari beras untuk menghindari lonjakan gula darah.

Baca Juga:

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3589190/kendalikan-diabetes-melitus-dengan-gula-rendah-kalori

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3130172/mana-yang-lebih-sehat-madu-atau-gula-rendah-kalori

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3630456/diabetes-melitus-dan-diabetes-insipidus-gejala-serupa-beda-obat

 

Akan lebih baik lagi, apabila sebelum mengonsumsi jamu, diabetesi berkonsultasi dengan dokter yang merawat. Dokter akan mempertimbangkan kandungan jamu sesuai dengan kondisi Anda. 

Tidak ada salahnya diabetesi mengonsumsi jamu demi meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah infeksi corona. Tapi ingat, jamu yang dikonsumsi sebaiknya sesuai dengan ketentuan di atas. Barengi juga usaha menjaga imun Anda dengan gaya hidup sehat lainnya, ya!

[HNS/ RH]

Keyword: jamu untuk diabetes

Tag: virus corona, jamu, diabetes


Reach us now

Reach us now

Temukan solusi bersama ahli.