Penderita Diabetes Ngemil? Boleh Banget!
Close
Diabetes 28/12/2020

Penderita Diabetes Ngemil? Boleh Banget!

Penderita Diabetes Ngemil? Boleh Banget!

Penderita diabetes tak dilarang untuk makan kudapan di antara jadwal makan utama. Ngemil sangat bisa memberi efek baik pada pola makan sehat. Ini memastikan bahwa tubuh Anda mendapatkan bahan bakar yang dibutuhkan untuk beraktivitas sepanjang hari.

Karena karbohidrat merupakan nutrisi yang paling memengaruhi gula darah, memantau jumlah asupannya sangat penting. Umumnya, camilan bisa mengandung antara 15-30 gram karbohidrat. Angka ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan, aktivitas, dan jenis perawatan diabetes Anda. Misalnya, banyak penderita diabetes tipe 2 yang perlu menurunkan berat badan, ada pula yang memiliki berat badan normal dan bekerja aktif.

Agar tak salah dalam menentukan waktu ngemil dan jenis camilan, mari simak penjelasan di bawah ini.

Ngemil di saat yang tepat

Ngemil sepanjang hari jelas bisa berdampak negatif pada gula darah sebab mengonsumsi karbohidrat dan kalori berlebihan secara terus menerus bisa sebabkan gula darah tinggi, yang berujung pada penambahan berat badan.

Untuk itu, penderita diabetes wajib memiliki jadwal untuk ngemil. Penderita diabetes bisa ngemil pada antara sarapan dan makan siang, antara makan siang dan malam, serta sebelum tidur. Namun, jadwal tersebut juga perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan lainnya.

Misalnya, sebelum ngemil, Anda perlu memeriksa terlebih dulu kadar gula darah Anda. Dengan begitu, penderita diabetes bisa mengetahui jenis dan seberapa banyak camilan yang bisa dikonsumsi.

Ngemil sebelum tidur biasanya dianjurkan untuk menjaga kadar gula darah saat terlelap tidak turun terlalu rendah. Bagi penderita diabetes yang sedang mengontrol berat badan, sebaiknya hindari ngemil pada malam hari. Anda bisa memperkaya nutrisi pada saat makan malam.

Baca Juga : 5 Camilan yang Baik bagi Diabetesi 

Kenyang tanpa rasa bersalah

Sahabat Sehat sudah mengetahui kapan jadwal ngemil yang tepat bagi penderita diabetes. Sekarang, Anda wajib mengetahui jenis dan jumlah camilan yang tepat bagi penyandang diabetes. Jenis camilan yang baik yakni makanan yang bisa membuat Anda bertahan hingga jadwal makan utama selanjutnya, meski rendah kalori dan dikonsumsi dalam jumlah sedikit.

Serat dan gandum utuh

Serat bagus untuk mempertahankan rasa kenyang karena zat ini bisa mengatur ghrelin, hormon yang merangsang rasa lapar. Tak hanya itu, penelitian menunjukkan bahwa serat juga baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular.

Dan yang paling penting bagi penderita diabetes, berbeda dengan gula dari karbohidrat di dalam tepung, karbohidrat serat tidak sepenuhnya dipecah menjadi glukosa.

Anda bisa mendapatkan camilan tinggi serat dari gandum utuh, yang bisa berupa roti gandum atau biskuit gandum. Sebagai olesannya, pilihlah selai kacang alami tanpa gula, yang bisa Anda buat sendiri.

Olahan buah seperti salad dan smoothies juga pilihan bagi sebagai camilan berserat untuk penderita diabetes.

Protein

Protein tanpa lemak turut membantu menahan rasa lapar. Greek yogurt termasuk camilan berprotein tinggi. Untuk yang gurih, Anda bisa ngemil sayuran non pati seperti wortel dan brokoli, dengan cocolan buatan sendiri.

Sebagai pilihan lain, 1 ons keju rendah lemak atau daging tanpa lemak (seperti ikan atau dada ayam), dikombinasikan dengan pilihan karbohidrat sehat.

Buah beri

Buah-buahan memang termasuk camilan sehat. Namun, penderita diabetes dianjurkan mengonsumsi buah-buahan dengan nilai indeks glikemik rendah.

Buah beri segar salah satunya. Buah jenis ini juga salah satu buah yang mengandung lebih banyak serat dibandingkan buah lainnya. Contohnya, Anda bisa mengonsumsi 1 gelas takar stroberi, blueberry, dan raspberry daripada setengah pisang.

Apel juga bisa menjadi variasi camilan buah. Anda bisa mengonsumsinya bulat-bulat, atau mengolahnya menjadi smoothies dengan campuran dengan Greek yogurt.

Cokelat (yang sehat)

Penderita diabetes boleh ngemil cokelat, dengan satu peraturan: hanya cokelat hitam tanpa pemanis atau gula tambahan. Semakin gelap warna jenis cokelat, semakin baik karena memiliki lebih banyak flavonoid, yakni antioksidan yang terbukti mencegah penyakit kardiovaskular dan kanker tertentu.

Variasikan camilan

Memvariasikan camilan sangat penting agar Anda tidak bosan, yang bisa membuat Anda merasa camilan sehat itu membosankan dan Anda pun beralih ke camilan yang kurang baik bagi gula darah.

Bila Anda rindu akan camilan yang kini tak baik bagi kondisi diabetes Anda, Anda bisa membuatnya versi Anda sendiri di rumah dengan bahan-bahan alternatif yang lebih sehat.

Sahabat Sehat, usahakan juga untuk memeriksa kadar gula darah Anda setelah mencicipi camilan baru agar Anda semakin ahli dalam menyiasati camilan yang tepat bagi Anda.

Baca Juga :  Makanan Manis yang Paling Aman untuk Dikonsumsi Diabetesi 

Sumber :

todaysdietitian.com

medlineplus.gov


Reach us now

Reach us now

Temukan solusi bersama ahli.