Medically Reviewed by: dr. Laurencia Ardi, M. Gizi, AIFO-K - Healthcare Communicator Kalbe Nutritionals
Belakangan, mindful eating makin sering dibahas karena pendekatan ini membantu kita lebih sadar saat makan, dari mengenali rasa lapar-kenyang hingga menikmati tiap suapan dengan penuh perhatian.
Tanpa kesadaran tersebut, kita mudah terdistraksi layar, makan terburu-buru, dan akhirnya cenderung makan berlebihan yang bisa mengacaukan pola makan harian.
Mindful eating adalah praktik makan dengan penuh perhatian: hadir seutuhnya pada pengalaman makan, mengamati rasa, tekstur, aroma, dan mengenali sinyal tubuh (lapar-kenyang) tanpa distraksi seperti smartphone.
Tujuannya bukan membatasi makanan secara kaku, melainkan membangun kesadaran agar pilihan porsi, jenis, dan ritme makan lebih bijak.

Dengan membiasakan diri mengecek rasa lapar sebelum makan dan menilai rasa kenyang saat dan setelah makan, kita lebih mudah berhenti ketika cukup, bukan sampai terlalu kenyang.
Makan pelan, mengunyah lebih lama, dan fokus pada sensasi makan dapat meningkatkan rasa puas sehingga membantu mencegah over-eating.
Mindful eating mengajak kita menyadari emosi pemicu makan (stres, bosan, cemas) dan meresponnya secara lebih sehat, bukan lewat makan berlebih.
Dengan porsi yang lebih terkontrol dan pilihan makan lebih sadar, mindful eating dapat mendukung upaya penurunan serta pemeliharaan berat badan sehat.
Mengunyah perlahan dan makan tanpa terburu-buru memberi waktu bagi tubuh memproses makanan dengan lebih nyaman, yang dapat mendukung pencernaan.
Kesadaran saat makan mendorong pilihan makanan yang lebih bernutrisi dan porsi yang sesuai kebutuhan tubuh, sehingga pola makan cenderung lebih seimbang.
Dengan mengurangi rasa bersalah, makan impulsif, serta fokus pada kepuasan yang mindful, hubungan kita dengan makanan menjadi lebih positif.
Mindful eating membantu mencegah makan berlebihan dan menjaga berat badan, yang merupakan bagian dari gaya hidup untuk menekan faktor risiko terkait obesitas.

Singkirkan ponsel/TV saat makan agar Anda bisa fokus pada rasa, aroma, dan tekstur, ini membantu tubuh memberi sinyal kenyang tepat waktu.
Ambil suapan kecil, kunyah lebih lama, rasakan detail rasa dan tekstur; cara ini meningkatkan rasa puas dan membantu mengendalikan porsi.
Gunakan “cek-in” sederhana: seberapa lapar sebelum makan? Seberapa kenyang setelahnya? Kebiasaan ini menajamkan intuisi porsi yang pas.
Bedakan lapar fisik dan lapar emosional; saat pemicunya emosi, coba strategi lain seperti minum air, napas dalam, atau rehat singkat sebelum memutuskan makan.
Catat kapan, apa, berapa banyak yang dimakan, serta perasaan sebelum–sesudah makan untuk mengenali pola yang memicu over-eating.
Sajikan camilan dalam porsi kecil, makan perlahan, dan fokus pada rasa sehingga camilan lebih memuaskan tanpa berlebihan.
Belanja dengan niat sadar: perencanaan daftar, memilih bahan segar, dan menghindari distraksi lapisan promosi dapat membantu pilihan yang lebih sehat.
Gunakan porsi yang wajar di piring, berhenti sejenak di tengah makan untuk mengecek kenyang, dan simpan sisanya bila sudah cukup.
Prioritaskan bahan segar seperti sayur, buah, biji-bijian utuh, serta sumber protein berkualitas untuk mendukung pola makan yang lebih sadar dan bergizi.
Batasi asupan gula tambahan dan makanan ultra processed agar lebih mudah mengenali rasa alami makanan dan menjaga porsi tetap terkontrol.
Serat dan protein membantu rasa kenyang lebih lama sehingga mendukung kontrol porsi saat menerapkan mindful eating.
Mindful eating bukan diet ketat; fokus utamanya adalah kesadaran, bukan pantangan atau hitung-hitungan kaku.
Konsistensi harian jauh lebih efektif daripada menerapkannya sesaat ketika sedang diet saja.
Tanpa latihan rutin, seperti makan tanpa distraksi, mengunyah pelan, dan cek-in lapar - kenyang hasilnya sulit terasa.
Di tengah rutinitas, ada kalanya kita butuh dukungan praktis agar pola makan tetap terjaga. Diabetasol Milk hadir sebagai nutrisi lengkap dan seimbang untuk kontrol gula darah, membantu Anda merasa lebih tenang saat menata ritme makan harian dengan tetap memperhatikan prinsip mindful eating.
Diabetasol Milk mengandung Isomaltulosa, karbohidrat lepas lambat dengan indeks glikemik rendah, cocok untuk mendukung Anda yang ingin mindful eating dan ingin kontrol gula darah.
Jelajahi artikel lainnya untuk inspirasi menu ramah gula, kunjungi halaman produk, dan hubungi kami bila ada pertanyaan lain. Jangan lupa untuk cek resiko diabetes Anda.
Punya cerita inspiratif bersama Diabetasol? Yuk, bagikan pengalaman Anda di laman Bahagia Bareng Dia dan jadilah penyemangat bagi yang lain!
Kamu gaperlu takut menjaga gula darah, karena kamu #PunyaDia, hanya Diabetasol yang selalu #StandByYou, untuk bantu kamu bisa selalu #BahagiaBarengDia.
Referensi